Jumlah Aset : 1518
Jumlah Aset Terbangun : 1245
Jumlah Aset Tidak Terbangun : 273
Jumlah Aset : 558
Jumlah Aset Terbangun : 461
Jumlah Aset Tidak Terbangun : 97
Jumlah Aset : 507
Jumlah Aset Terbangun : 426
Jumlah Aset Tidak Terbangun : 81
Jumlah Aset : 453
Jumlah Aset Terbangun : 358
Jumlah Aset Tidak Terbangun : 95
Sistem Informasi Pertanahan Yang Handal (SIHANDAL) adalah sebuah sistem informasi yang berbasis WEBGIS yang memadukan database aset pemerintah daerah dan pemetaannya, memudahkan pengguna untuk mendapatkan informasi rinci terhadap data aset berupa tanah dan bangunan serta lokasinya, aplikasi memiliki informasi yang menampilkan baik data aset secara peta ataupun data verupa informasi tabular yang dapat di akses langsung oleh pejabat pemangku kepentingan ataupun masyarakat luas untuk mendapatkan informasi secara cepat dan akurat, dilengkapi dengan foto-foto aset dan batas wilayah administratif.
Berbagai macam data wilayah perlu disediakan untuk keperluan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan. Karena pentingnya data wilayah tersebut, maka data yang akurat dan up to date sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah. Pada prinsipnya data tersebut dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) macam yaitu : (a) data statistik, dan (b) data spasial (keruangan). Untuk perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan, dua bentuk data tersebut satu sama lain saling berkaitan dan tidak dapat berdiri sendiri. Data statistik penting untuk mengetahui jenis dan kuantitas, sedangkan data spasial (dalam bentuk peta) selain dapat untuk mengetahui jenis dan kuantitas data yang ada pada suatu wilayah, juga dapat mengetahui pola/sebaran dan perkembangan data secara spasial (keruangan).
Perkembangan wilayah yang sangat dinamis, menyebabkan sebagian besar data wilayah dalam bentuk peta kadaluarsa (out of date) bila dibandingkan dengan data statistik. Hal ini dapat dimaklumi karena untuk visualisasi data dalam bentuk peta membutuhkan dana yang cukup besar dan waktu yang relatif lama. Sebagai akibat, banyak wilayah yang masih memanfaatkan peta lama untuk perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu disusun suatu sistem informasi (database) wilayah dalam bentuk peta yang up to date dan siap dilakukan up–dating data setiap waktu sehingga dapat digunakan sebagai dasar dan sarana perencanaan wilayah. Realisasi rencana penyusunan data wilayah yang up to date tersebut dapat dilaksanakan dengan mengembangkan Sistem Informasi Pertanahan Yang Handal (SIHANDAL). Sistem ini diharapkan sebagai salah satu instrumen perencanaan yang mampu menghadapi tantangan dan dinamika pembangunan daerah dimasa yang akan datang.
| No. | Keterangan | Unduhan |
|---|---|---|
| 1 | Renaksi Tahun 2021 | Unduh File |
| 2 | LKJ IP DINAS PU DAN PENATAAN RUANG TAHUN 2020 | Unduh File |